Maklumat; Penyelenggaraan Ta’lim yang Dikelola Ma’had Al Manshuroh Banjarbaru

MA'HAD AL MANSHUROH BANJARBARU : Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah Sesuai Pemahaman Salaful Ummah Berbeda Dengan Mereka yang Suka TV dan Radio RODJA

Sehubungan dengan makin banyaknya pengakuan berbagai pihak sebagai penyelenggara dakwah ahlussunnah wal jama'ah assalafiyyah, kami Ma'had Al Manshuroh Banjarbaru memandang perlu menerangkan kepada pembaca bahwa tempat kegiatan ta'lim atau dauroh yang kami selenggarakan, yaitu :

  1. Kegiatan utama dakwah berada di Ma'had Al Manshuroh Banjarbaru, Jl Kawamara, Komp Adi Upaya Landasan Ulin Banjarbaru, yaitu program pendidikan anak, usia 4-6 th, 6 -12 th dan 12 -15 th.
  2. Kegiatan ta'lim rutin harian di Masjid Ma'had Al Manshuroh Banjarbaru
  3. Kegiatan ta'lim mingguan di Masjid Asysyifa RSUD Ulin, Banjarmasin
  4. Kegiatan ta'lim di luar ma'had, di Tanjung, Kintap, Sungai Danau, Rantau dan Banjarmasin.

Selain tempat-tempat tersebut di atas kami tidak pernah mengadakannya atau telah menghentikan penyelenggarannya. Terkait dengan kegiatan ta'lim sekitar lebih dari 8 tahun yang lalu yaitu di Masjid Baitul Hikmah Unlam Banjarmasin, Majelis Ta'lim di Suzuki Rahmat Banjarmasin, Masjid Al Ummah Pemurus Banjarmasin, atau pun kegiatan ceramah umum di Masjid Samsat, Banjarmasin, kami telah berhenti menyelenggarakannya atau tidak lagi memenuhi permintaan pengurusnya sejak 5 tahun yang lalu hingga sekarang. Kegiatan ta'lim di Masjid Komp AURI Landasan Ulin dulu sekitar 7 th lalu pernah kami laksanakan sekitar 2 atau 3 kali pertemuan, namun setelah itu tidak pernah lagi kami selenggarakan. Tentu ada alasan yang menyebabkan kami menghentikan penyelenggaran ta’lim tersebut.

Adapun terkait adanya pihak-pihak yang menilai adanya kemiripan dengan majelis ta'lim yang diselenggarakan di Masjid Syarifah Shalihah di Komp Sa'adah Martapura, maka diinformasikan bahwa kami memiliki manhaj yang berbeda dengan mereka dan kami tidak pernah melaksanakan ta'lim di sana.

Jika kemudian ada yang menganggap sama dikarenakan persamaan kitab atau ulama maka hal tersebut perlu penjelasan rinci dan ilmiah dalam pembahasan manhaj. Namun, jika anggapan sama tersebut disebabkan adanya person yang mengisi di sana dianggap bagian dari kami maka kami berlepas diri dari person yang dimaksud tersebut.

Semoga Allah melindungi kita semua dari fitnah manhaj sururiyyah ikhwaniyyah yang seringkali mengaku ahlussunnah namun sejatinya mereka bagaikan serigala berbulu domba. Tampak lembut tapi siap membinasakan mangsanya. Ahlussunnah salafiyyah tidak mengakui mereka.